PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN UJIAN NASIONAL DAN SEKOLAH TAHUN PELAJARAN 2009/2010

LOGO SMKN 12 NEW

 

PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN UJIAN NASIONAL DAN UJIAN SEKOLAH

TAHUN PELAJARAN 2009/2010

Ketentuan umum petunjuk teknis pelaksanaan ujian nasional dan ujian sekolah :

1. Ujian Nasioanal disebut UN adalah kegiatan pengukuran dan penilaian kompetensi peserta didik secara nasional untuk jenjang pendidikan SMK.

2. Ujian Sekolah disebut US adalah kegiatan yang dilakukan oleh setuan pendidikan untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik sebagai pengekuan prestasi belajar dan/atau penyelesaian dari sekolah yang tidak diujikan pada UN.

3. Peserta Ujian adalah Peserta Didik yang terdaftar sebagai peserta UN dan US tahun pelajaran 2009 dan 2010.

4. UN dan US Utama adalah UN dan US yang diselenggarakan bagi seluruh peserta.

5. UN danUS Susulan adalah UN dan US yang diselenggarakan bagi peserta yang tidak dapat mengikuti UN dan US Utama, karena sakit atau berhalangan yang dibuktikan dengan surat keterangan yang sah.

6. UN Ulangan adalah UN yang diselenggarakan bagi peserta yang tidak LULUS dalam mengikuti UN.

7. Standar Isi untuk satuan pendidikan dasar dan menengah yang selanjutnya disebut standar isi mencakup lingkup materi dan tingkat kompetensi minimal untuk mencapai kompetensi lulusan pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu sesuai dengan Peraturan Menteri Nomor 22 Tahun 2006.

8. Standar Kompetensi Lulusan yang selanjutnya disebut SKL adalah standar kompetensi minimal yang harus dikuasai oleh peserta didik.

9. Kisi-kisi soal UN adalah acuan dalam pengembangan dan perakitan soal ujian yang memuat SKL dan kemampuan yang diujikan.

10. Prosedur operasi standar yang selanjutnya disebut POS adalah prosedur operasi standar yang berkaitan dengan teknis pelaksanaan ujian nasional yang ditetapkan oleh BNSP.

11. Kompetensi Keahlian Kejuruan adalah kemampuan teknis peserta didik Sekolah Menengah Kujuruan (SMK).

12. Uji Kompetensi Keahlian adalah Kegiatan pengukuran dan penilaian kompetensi SMK sesuai program SMK sesuai program Keahlian masing-masing.

13. BNSP adalah Badan Standar Nasional Pendidikan yang dibentuk berdasarkan peraturan Pemerintah Republik IndonesiaNomor 19 Tahun 2005.

14. DNS adalah Daftar Nominasi Sementara.

15. DNT adalah Daftar Nominasi Tetap.

16. Daftar kolektif Hasil Ujian Nasional disebut DKHUN adalah daftar kolektif yang berisi nilai hasil UN setiap penyelanggara UN.

Tujuan dan Fungsi Petunjuk Teknis Pelaksanaan UN dan Us :

1. UN bertujuan untuk menilai pencapaian kompetensi lulusan secara nasional pada mata pelajaran tertentu dalam kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi serta mendorong tercapainya pendidikan dasar dan menengah yang bermutu.

2. US bertujuan untuk menilai pencapaian stendar kompetensi lulusan pada mata pelajaran dalam kelompok mata pelajaran yang tidak diujikan pada UN dan US.

3. Hasil UN dan US digunakan sebagai salah satu pertimbangan untuk ;

a. Pemetaan mutu satuan dan atau program pendidikan

b. Seleksi masuk jenjang pendidikan berikutnya

c. Penentuan kelulusan peserta didik dari suatu satuan pendidikan

d. Pembinaan dan pemberian bantuan kepada satuan pendidikan dalam upaya peningkatan mutu pendidikan

e. Penilaian akreditasi dari suatu satuan pendidikan

Penyelenggaraan Ujian Petunjuk Teknis Pelaksanaan UN dan US SMK menjadi tanggungjawab Kepala Dinas Pendidikan

Panitia UN dan US tingkat sekolah ditetapkan oleh Kepala Sekolah penyelenggara UN dan Us.

Sekolah penyelenggara UN adalah sekolah yang terakreditasi minimal B dengan memiliki siswa minimal 20 orang dan memiliki fasilitas ruang ujian yang layak.

Penyelanggara UN dan US bertugas merencanakan, melaksanakan dan melaporkan segala sesuatu yang berhubungan dengan pelaksanaan Ujian kepada instansi terkait sesuai peraturan yang berlaku.

Sekolah penyelenggara UN dan US bertanggungjawab atas penyelenggaraan ujian mulai dari tahap persiaapan, pelaksanaan, sampai dengan pelaporan.

Tugas Penyelenggara UN SMK ;

1. Menetapkan pengawas ruang UN

2. Memerima dan mendistyribusikan bahan UN dan LJUN kesekolah penyelenggara UN

3. Mengumpulkan LJUN dan mengirimkan ke Penyelenggara UN tingkat provinsi

Tugas Penyelenggara UN tingkat sekolah ;

1. Merencanakan penyelenggaraan UN di sekolah

2. Melakukan pelatihan pengisian LJUN kepada calon peserta

3. Melakukan verifikasi calon peserta UN yang diterima dari penyelenggara tingkat rayon

4. Mengirimkan kembali hasil verifikasi sebagaimana dimaksud pada huruf 3 kepada penyelenggara tingkat rayon

5. Mengambil bahan UN ditempat yang sudah ditetapkan oleh penyelenggara tingkat rayon

6. Memeriksa dan memastikan amplop bahan UN dalam keadaan tertutup

7. Menjaga kerahasiaan dan keamanan bahan UN

8. Melaksanakan UN sesuai dengan peraturan yang berlaku

9. Menjaga keamanan penyelenggaraan UN bekerja sama dengan instansi terkait

10. Menyiapkan ruang khusus untuk pelaksanaan UN bagi siswa yang berkabutuhan khusus

11. Memeriksa dan memastikan amplop LJUN dalam keadaan tertutup, dilem, dan telah ditandatangani dengan menuliskan nama jelas, sekolah asal, no telepon/handphone pengawas ruang UN, serta dibubuhi stempel sekolah penyelenggara UN.

12. Mengumpulkan LJUN dan bahan penduikung lainnya serta mengirimkan ke penyelenggara UN tingkat rayon

13. Menerima DKHUN dan SKHUN dari penyelenggara UN tingkat rayon

14. Menerbitkan, menandatangani dan membagikan SKHUN kepada peserta didik yang dinyatakan lulus dari satuan pendidikan

15. Penyampaian laporan penyelenggaraan UN kepada penyelenggara tingkat rayon

16. Melakukan kerja sama dengan dunia usaha industri atau institusi pasangan dalam rangka uji kompetensi dan sertifikasi keahlian berdasarkan pedoman penyelenggaraan uji kompetensi keahlian

Tugas penyelenggara US tingkat sekolah :

1. Membentuk dan menetapkan panitia penyelenggara US yang terdiri atas ketua, sekretaris, bendaraha dan seksi-seksi sesuai kebutuhan

2. Mengatur jadwal pelaksanaan US

3. Mengatur ruang ujian sesuai persyaratan yang ditetapkan

4. Bertanggungjawab atas penyelenggaraan US mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan sampai dengan pelaporan

5. Menyiapkan bahan US mencakup penyusunan kisi-kisi, penyiapan naskah ujian (penulisan,penelaahan dan perakitan), penyiapan master copy dan penggandaan bahan ujian

6. Melaksanakan pemeriksaan dan penilaian hasil US sesuai ketentuan

7. Menyusun daftar nilai US

Persyaratan Calon Peserta UN :

1. Peserta didik yang belajar pada tahun terakhir di satuan pendidikan SMK berhak mengikuti UN

2. Peserta didik yang memiliki laporan lengkap penilaian hasil belajar pada satuan pendidikan sampai dengan semester 1 tahun terakhir

3. Peserta didik yang memiliki ijazah atau surat keterangan lain yang setara atau berpenghargaan sama dengan ijazah dari satuan pendidikan yang setingkat lebih rendah atau memiliki bukti kenaikan kelas III ke kelas IV untuk peserta didik Kulliyatul- Mu’alimin Al-Islamiyah/Tarbiyatul-Mu’alimin Al-Islamiyah yang pindah ke SMK. Penerbitan ijazah yang dimaksud sekurang-kurangnya 3 tahun sebelum mengikuti UN atau sekurang-kurangnya 2 tahun untuk peserta program percepatan belajar.

4. Peserta didik yang belajar di sekolah internasional di Indonesia yang memiliki izin untuk menerima peserta didik WNI, dapat mengikuti UN pada sekolah penyelenggara UN terdekat dengan persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan (2)

5. Peserta UN yang karena alasan tertentu dan disertai bukti yang sah tidak dapat mengikuti UN di satuan pendidikan yang bersangkutan dapat mengikuti UN di satuan pendidikan lain pada jenjang dan jenis yang sama

6. Peserta UN yang karena alasan tertentu dan disertai bukti yang sah tidak dapat mengikuti UN utama dapat mengikuti UN susulan

7. Peserta yang tidak lulus UN pada tahun pelajaran 2007/2008 dan atau 2008/2009 dapat mengikuti UN tahun pelajaran 2009/2010 dengan syarat

a. mengikuti proses pembelajaran dan terdaftar sebagai peserta didik pada sekolah asal atau sekolah penyelenggara UN Tahun Pelajaran 2009/2010

b. menempuh seluruh mata pelajaran yang diujikan atau hanya mata pelajaran yang nilainya belum memenuhi syarat kelulusan sesuai dengan Permendiknas Nomor 75 Tahun 2009 Tentang Ujian Nasional SMK beserta perubahannya. Nilai yang digunakan adalah nilai tertinggi dari hasil ujian

Petunjuk Teknis Persyaratan Peserta US :

1. Setiap peserta didik yang belajar pada tahun terakhir di satuan pendidikan berhak mengikuti US

2. Untuk mengikuti US SMK peserta didik harus memenuhi persyaratan

a. Memiliki ijazah atau surat keterangan lain yang setara atau berpenghargaan sama dengan ijazah dari satuan pendidikan SMP/MTs, atau memiliki bukti kenaikan kalas dari kelas III ke kelas IV untuk peserta didik KMI/TMI

b. Telah menyelesaikan program pembelajaran mata pelajaran yang diujikan

c. Sekurang-kurangnya duduk di kelas XI untuk SMK program 3 tahun atau kelas XII untuk SMK program IV tahun

d. Memiliki laporan penilaian hasil belajar pada satuan pendidikan mulai semester 1 kelas X sampai dengan semester 2 kalas XII untuk SMK program 4 tahun

3. Peserta didik yang karena alasan tertentu dan disertai bukti yang sah tidak dapat mengikuti US di satuan pendidikan yang bersangkutan dapat mengikuti US di satuan pendidikan lain pada jenjang dan jenis yang sama atau pada tempat lain yang ditentukan oleh Sekolah penyelenggara ujian

4. Peserta didik yang karena alasan tertentu dan disertai bukti yang sah tidak dapat mengikuti US utama dapat mengikuti US susulan

5. Peserta didik yang tidak lulus US pada tahun pelajaran 2008/2009 berhak mengikuti US pada tahun pelajaran 2009/2010 dengan syarat terdaftar sebagai siswa pada tahun pelajaran 2009/2010

6. Peserta didik yang tidak lulus US pada tahun pelajaran 2008/2009 yang akan mengikuti Us tahun pelajaran 2009/2010 wajib menemuh seluruh mata pelajaran yang diujikan dan nilai yang digunakan adalah nilai tertinggi dari kedua hasil ujian

Petunjuk teknis pendaftaran calon peserta UN

1. Satuan pendidikan penyelenggara UN melaksanakan pendaftaran calon peserta dengan menggunakan format pendaftaran dari pusat penilaian pendidikan (Puspendik)

2. Peserta yang tidak lulus Un pada tahun pelajaran 2007/2008 da/atau 2008/2009berhak mengikuti 2009/2010 dengan mendaftar di sekolah asal atau sekolah lain yang ditetapkan sebagai penyelenggara UN dengsn menyerahkan SKHUN yang telah di sahkan oleh sekolah

3. Satuan pendidikan penyelenggara UN mengirimkan daftar calon peserta ke penyelenggara UN tingkat provinsi melalui penyelenggara UN tingkat rayon dan/atau penyelenggara UN tingkat subrayon selambat-lambatnya 12 Januari 2010

4. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang peserta didiknya tidak dapat mengikuti UN di sekolahnya karena mengikuti Praktek Kerja Industri (Prakerin), wajib mengirimkan nomor peserta ujian untuk mengikuti UN di SMK lain atau tempat lain yang ditetapkan sebagai penyelenggara UN

5. Kepala Sekolah penyelenggara UN menerbitkan kartu peserta ujian dan menandatangani serta membubuhkan stempel pada kartu peserta UN yang telah ditempel foto peserta

Pertunjuk Teknis pendaftaran calon peserta US

1. Sekolah mendata calon peserta US dengan menggunakan format pendaftaran

2. Sekolah penyelenggara US wajib mendatarkan peserta yang tidak dapat mengikuti ujian di Sekolah yang bersangkutan ke sekolah lain yang ditentukan oleh penyelenggara ujian

3. Sekolah yang mengirim DNS calon peserta US ke Suku Dinas

4. Kepala sekolah penyelenggara US menandatangani dan membubuhkan stempel pada kartu peserta US yang telah ditempeli foto peserta

Petunjuk Teknis bahan UN dsn US

1. Pembuatan master soal US :

a. Penyelenggara US tingkat pusat menyiapkan 25% butir soal dengan cara mengidentifikasi dan memilih butir-butir soal dari bank soal nasional sesuai dengan kisi- kisi soal US Tahun Pelajaran 2009/2010

b. Penyelenggara US tingkat provinsi membuat 75% butir soal dan merakit master naskah soal untuk paket utama, paket susulan dan paket cadangan

2. Penyiapan master naskah soal US

a. Penyiapan bahan US mencakup menyusun kisi-kisi, penyiapan naskah soal ujian, penyiapan master copy dan penggandaan bahan ujian

b. Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional dapat melaksanakan US dalam bahasa inggris atau bahasa lainnya

c. Perangkat naskah US terdiri atas naskah soal, kunci jawaban, lembar jawaban, pedoman penilaian/penskoran, blangko penilaian, blangko daftar hadir dan blangko berita acara

d. Penyiapan perangkat naskah soal dilakukan oleh tim penyusun dari sekolah penyelenggara dan/atau kelompok sekolah berdasarkan kurikulum yang digunakan dan kaidah penulisan soal

e. Sekolah yang belum mampu menyiapkan bahan ujian secara mandiri, dapat menyiapkannya bersama sekolah lain dibawah koordinasi pengawas sekolah

f. Tim penyusun perangkat naskah soal harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:

- menguasai materi pembelajaran yang akan diujikan

- mempunyai kemampuan menyusun bahan ujian diutamakan guru yang sudah terlatih dibidang penilaian pendidikan

- memiliki sikap dan perilaku yang jujur bertanggungjawab, teliti, tekun dan dapat memegang teguh kerahasiaannya

Petunjuk Teknis Distribusi bahan UN SMK :

1. Setiap hari pelaksanaan UN sekolah penyelenggara mengambil dokumen UN di penyelenggara tingkat rayon/ sub rayon bulai pukul 05.30 – 06.30 WIB dengan menandatangani berita acara serah terima dokumen UN

2. Pengambilan dokumen UN dilakukan oleh kepala sekolah penyelenggara UN didampingi satu anggota penyelenggara dengan menggunakan kendaraan roda 4 (empat)

Petunjuk Teknis Pelaksanaan UN dan US :

1. Ujian Praktek kejuruan SMK harus selesai satu minggu sebelum UN Utama

2. Jadwal pelaksanaan UN SMK :

a. UN Utama dimulai Tgl 22 Maret s/d 25 Maret 2010

b. UN Susulan dimulai Tgl 29 Maret s/d 1 April 2010

c. UN Ulangan dimulai Tgl 10 Mei s/d 14 Mei 2010

d. US Utama dimulai Tgl 5 April s/d 9 April 2010

e. US Susulan dimulai Tgl 13 April s/d 19 April 2010

f. US Ulangan dimulai Tgl 17 Mei s/d 21 Mei 2010

g. Ujian Praktik kompetensi dilaksanakan Tgl 19 Februari s/d 23 Februari 2010

h. Ujian Praktik Normatif dan Adaptif dilaksanakan Tgl 1 Maret s/d 8Maret 2010

Petunjuk Taknis Ruang UN dan US

1. Ruang kelas yang digunakan aman dan layak

2. Ruang kelas jauh dari kebisingan

3. Setiap ruang ditempati paling banyak , 20 peserta dan satu meja untuk pengawas ruang

4. Setiap meja diberi satu nomor peserta

5. Setiap ruang disediakan denah tempat duduk peserta

6. Setiap ruang disediakan lem/lak/segel untuk amplop lembar jawaban

7. Gambar atau alat peraga yang berkaitan dengan materi ujian dikeluarkan dari ruang ujian

8. Tempat duduk peserta diatur sebagai berikut :

a. Satu bangku untuk satu orang peserta

b. Jarak antara meja yang satu dengan meja yang lain disusun dengan mempertimbangkan jarak antara peserta yang satu dengan peserta yang lain minimal 1 (satu) meter

Petunjuk Teknis Pengawas ruang UN SMK ditetapkan oleh penyelenggara tingkat rayon atas usulan dari sekolah penyelenggara UN

Petunjuk Teknis Pengawas ruang US

1. Pengawas US adalah guru yang memiliki sikap dan perilaku disiplin, jujur, bertanggung jawab, teliti dan memegang teguh kerahasiaan

2. Pengawasan ujian tulis dilakukan dengan system silang antar guru mata pelajaran

3. Pengawasan ujian praktik dilakukan oleh guru mata pelajaran yang bersangkutan atau guru yang ditetapkan Kepala Sekolah penyelanggara

4. Setiap ruang ujian diawasi oleh dua orang pengawas

5. Pada ujian tulis guru mata pelajaran tidak diperbolehkan mengawasi pelaksanaan ujian mata pelajaran yang diajarkan

Petunjuk Teknis Tata Tertib pengawas Ruang UN

a. Persiapan

1. Empat pulu lima menit (45) menit sebelum ujian dimulai pengawas ruang UN telah hadir dilokasi sekolah penyelenggara UN

2. Pengawas ruang UN menerima penjelasan dan pengarahan dari ketua penyelenggara UN

3. Pengawas ruang UN menerima bahan UN yang berupa naskah soal UN, LJUN, amplop LJUN, daftar hadir dan berita acara pelaksanaan UN

b. Pelaksanaan

1. Pengawas ruang UN masuk ke dalam ruang UN 20 menit sebelum waktu pelaksanaan untuk melakukan

- Memeriksa kesiapan ruang ujian

- Meminta peserta UN untuk memasuki ruang UN dengan menunjukan kartu peserta UN dan menempati tempat duduk sesuai nomor yang telah ditentukan

- Memastikan setiap peserta UN tidak membawa tas, buku atau catatan lain, alat komunikasi elektronik, kalkulator dan sebagainya ke dalam ruang UN kecuali alat tulis yang akan dipergunakan

- Membacakan tatatertib UN

- Meminta peserta ujian menandatangani daftar hadir

- Membagikan LJUN kepada peserta dan memandu serta memeriksa pengisian identitas peserta UN (nomor ujian, nama, tanggal lahir dan tanda tangan)

- Memastikan peserta UN telah mengisi identitas dengan benar

- Setelah seluruh peserta UN selesai mengisi identitas, pengawas ruang UN membuku amplop soal memeriksa kelengkapan bahan ujian dan meyakinkan bahwa amplop tersebut dalam keadaan baik dan tertutup rapat (disegel), disaksikan oleh peserta ujian

- Membagikan naskah soal yang terdiri dari dua paket A dan B secara selang seling (berbeda antara peserta depan belakang dan kiri kanan)

- Membagikan naskah soal UN dengan cara meletakkan diatas meja peserta UN dalam posisi tertutup (terbalik) peserta UN tidak diperkenankan untuk menyentuhnya sampai tanda waktu UN dimulai

2. Setelah tanda waktu dikerjakan dimulai pengawas ruang UN

- Mempersilahkan peserta UN untuk mengecek kelengkapan soal

- Mempersilahkan peserta UN untuk mulai mengerjakan soal

- Mengingatkan peserta agar terlebih dahulu membaca petunjuk cara menjawab soal

3. Naskah soal ujian yang tidak terpakai/lebih/cacat pada saat ujian berlangsung diparaf oleh pengawas ruang dan tidak boleh dikeluarkan dari ruang ujian, kecuali jika terdapat kekurangan naskah soal di ruang ujian lain

4. Selama UN berlangsung pengawas ruang UN wajib

- Menjaga ketertiban dan ketenangan suasana sekitar ruang ujian

- Member peringatan dan sangsi kepada peserta yang melakukan kecurangan

- Melarang orang lain memasuki ruang UN

5. Pengawas ruang UN dilarang memberi isyarat, petunjuk dan bantuan apapun kepada peserta berkaitan dengan jawaban dari soal UN yang diujikan

6. Lima menit sebelum waktu UN selesai, pengawas ruang UN memberi peringatan kepada peserta UN bahwa waktu tinggal lima menit

7. Setelah waktu UN selesai, pengawas ruang UN

- Mempersilahkan peserta UN untuk berhenti mengerjakan soal

- Mempersilahkan peserta UN meletakkan naskah soal dan LJUN di atas meja dengan rapih

- Mengumpulkan LJUN dan naskah soal UN

- Menghitung jumlah LJUN sama dengan jumlah peserta UN

- Mempersilahkan peserta UIN meninggalkan ruang ujian

- Menyusun secara urut LJUN dan nomor peserta terkecil

- Memasukkannya ke dalam amplop LJUN disertai dengan dua lembar daftar hadir peserta, dua lembar berita acara pelaksanaan, kemudian menutup

- Mengelem dan menandatangani serta menuliskan nama,tempat, tugas, sekolah asal, no telepon/handphone serta ditandatangani oleh pengawas ruang UN di dalam ruang ujian

8. Pengawas ruang UN menyerahkan LJUN dan naskah soal UN kepada penyelenggara UN Tingkat Sekolah disertai dengan satu lembar daftar hadir peserta dan satu lembar berita acara pelaksanaan

Petunjuk Teknis Pengawas Ruang US

1. Memasuki ruang ujian 20 menit sebelum tanda dimulai ujian dibunyikan

2. Melakukan pengecekan ruangan sesuai dengan tata ruangan ujian

3. Membacakan tata tertib ujian sebelum ujian dimulai

4. Membuka dan memeriksa kelengkapan bahan ujian

5. Mengedarkan daftar hadir untuk ditandatangani oleh peserta ujian dan mengecek kesesuaiannya dengan kartu/tanda peserta sebelum ujian dimulai

6. Membagikan lembar jawaban ujian dan membimbing pengisian identitas peserta ujian sebelum waktu ujian dimulai

7. Membagikan naskah soal kepada peserta ujian dalam keadaan terbalik

8. Mempersilahkan peserta ujian untuk memeriksa kelengkapan naskah soal ujian setelah tanda waktu dimulai ujian dibunyikan

9. Mengawasi pelaksanaan ujian dengan sungguh-sungguh, tidak mengganggu pelaksanaan ujian, dan tidak diperkenankan menjelaskan materi soal kepada peserta ujian

10. Menjaga ketertiban dan ketenangan suasana selama ujian berlangsung

11. Mengumpulkan dan mengecek kelengkapan lembar jawaban ujian dan naskah soal setelah tanda batas waktu selesai mengerjakan soal dibunyikan

12. Menyusun secara urut lembar jawaban ujian mulai dari nomor peserta terkecil

13. Memasukkan berkas lembar jawaban ujian dan daftar hadir ke dalam sampul yang kemudian ditutup dan disegel/dilak serta ditanda tangani oleh pengawas ruang di dalam ruang ujian

14. Menyerahkan lembar jawaban ujian dan naskah soal ujian kepada penyelenggara US disertai dengan berita acara pelaksanaan ujian

Petunjuk teknis Tata Tertib Peserta UN

1. Peserta memasuki ruangan setelah tanda masuk dibunyikan, yakni 15 menit sebelum ujian dimulai

2. Peserta yang terlambat hadir hanya diperkenankan mengikuti ujian setelah mendapat izin dari ketua penyelenggara tingkat sekolah, tanpa diberi perpanjangan waktu

3. Peserta dilarang membawa alat komunikasi elektronik dan kalkulator ruang ujian

4. Tas, buku dan catatan dalam bentuk apapun dikumpulkan didepan kelas disamping meja pengawas

5. Peserta ujian membawa alat tulis menulis berupa pensil 2B, penghapus, penggaris dan kartu tanda peserta ujian

6. Peserta ujian mengisi daftar hadir dengan menggunakan pulpen yang disediakan oleh pengawas ruangan

7. Peserta ujian mengisi identitas pada lembar jawaban ujian secara lengkap dan benar

8. Peserta ujian yang memerlukan penjelasan cara pengisian identitas pada lembar jawab ujian dapat bertanya kepada pengawas ruang ujian dengan cara mengacungkan tangan terlebih dahulu

9. Peserta ujian mulai mengerjakan soal setelah ada tanda waktu mulai ujian

10. Selama ujian berlangsung, peserta ujian hanya dapat meninggalkan ruangan dengan izin dan pengawasan dari pengawas ruang ujian

11. Peserta ujian yang memperoleh naskah soal yang cacat atau rusak dan segera melapor kepada pengawas namun pengerjaan soal tetap dilakukan sambil menunggu penggantian naskah soal

12. Peserta ujian yang meninggalkan ruangan setelah membaca soal dan tidak kembali lagi sampai tada selesai dibunyikan, dinyatakan telah selesai menempuh/mengikuti ujian pada mata pelajaran yang terkait

13. Peserta ujian berhenti mengerjakan soal setelah ada tanda berakhirnya waktu ujian

14. Selama ujian berlangsung peserta ujian dilarang

a. Menanyakan jawaban soal kepada siapapun

b. Bekerja sama dengan peserta lain

c. Memberi atau menerima bantuan dalam menjawab soal

d. Memperlihatkan pekerjaan sendiri kepada peserta lain atau melihat pekerjaan peserta lain

e. Membawa naskah soal ujian dan lembar jawaban ujian keluar dari ruang ujian

f. Menggantikan atau digantikan oleh orang lain

15. Peserta ujian harus berhenti mengerjakan soal ujian setelah tanda waktu akhir ujian dibunyikan dan meletakkan lembar jawaban serta naskah soal diatas meja masing-masing

16. Peserta ujian meninggalkan ruang ujian dengan tertib dan tenang setelah pengawas ruang ujian mengumpulkan dan menghitung lembar jawaban dan naskah soal sesuai dengan jumlah peserta ujian

17. Bagi yang melanggar tatatertib ujian, diberi peringatan/ teguran oleh pengawas ruang ujian dan dicatat dalam berita acara ujian sebagai salah satu bahan pertimbangan kelulusan

Petunjuk Teknis Pemeriksaan Hasil UN

1. Kepala Sekolah penyelenggara UN menerima amplop LJUN yang telah di lem oleh pengawas ruang

2. Kepala Sekolah penyelenggara UN mengirimkan LJUN kepenyelenggara tingkat subrayon selambat-lambatnya 1 jam setelah pelaksanaan UN disertai dengan berita acara serah terima

3. Penyelenggara tingkat subrayon/rayon memeriksa kesesuaian sampul LJUN dengan peserrta UN dari setiap sekolah penyelenggara, kemudian mengirimkannya ke penyelenggara tingkat rayon selambat-lambatnya 1 jam setelah ujian selesai disertai dengan berita acara serah terima

4. Pengiriman LJUN dari penyelenggara tingkat rayon/subrayon kepada penyelenggara tingkat provinsi langsung setelah ujian berakhir setiap harinya

5. Khusus subrayon Kabupaten Kepulauan Seribu, pengembalian LJUN ke penyelenggara tingkat rayon dilakukan selambat-lambatnya hari terakhir UN pukul 20.00 WIB disertai dengan berita acara serah terima

Petunjuk Teknis Pemeriksaan US

Pemeriksaan hasil ujian tulis dan praktek diperiksa/dikoreksi dan dinilai oleh guru/tim guru dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut :

1. Pemeriksaan hasil tulis dilakukan di sekolah penyelenggara ujian

2. Pemeriksaan ujian tulis bentuk uraian dilakukan oleh dua orang korektor, kemudian rata-rata dari keduanya dijadikan sebagai nilai akhir. Jika terjadi perbedaan nilai hasil pemeriksaan kedua kurang lebih 2.00(untuk rentang nilai 0 – 10), diperlukan korektoe ketiga dan rata-rata dari ketiganya dijadikan nilai akhir

3. Penilaian hasil ujian praktik dilakukan oleh guru/tim guru mata pelajaran yang bersangkutan

4. Pelaksanaan penilaian hasil ujian dilakukan secara obyektif

Petunjuk Teknis Kelulusan

1. Nilai standard kelulusan US mencakup

a. Nilai minimal setiap mata pelajaran yang diujikan

b. Nilai rata- rata minimal ketiga mata pelajaran

2. Nilai standard US nilai minimal setiap mata pelajaran yang diujikan

3. Peserta didik dinyatakan lulus UN apabila memenuhi standard kelulusan sebagai berikut

a. Memiliki nilai rata- rata minimal 5,50 untuk seluruh mata pelajaran yang diujikan dengan nilai minimal 4,00 untuk paling banyak dua mata pelajaran dan minimal 4,25 untuk mata pelajaran lainnya

b. Khusus untuk SMK nilai mata pelajaran kompetensi kejuruan minimal 7,00 dan digunakan untuk menghitung nilai rata-rata Ujian Nasional

Petunjuk Teknis Penerbitan Ijazah

1. Penerbitan Ijazah

a. Sekolah penyelenggara menerima DKHUN dan SKHUN dari penyelenggara tingkat provinsi

b. Sekolah penyelenggara ujian menerima blangko ijazah dari penyelenggara ujian tingkat provinsi kemudian memeriksa keabsahan dan jumlahnya, selanjutnya dibuatkan berita acara serah terima

c. Sekolah penyelenggara menerbitkan ijazah berdasarkan DKHUN dan nilai hasil US

d. Kepala Sekolah penyelenggara UN menandatangani ijazah dan membubuhkan stempel sekolah penyelenggara

2. Penerbitan sertifikat kompetensi keahlian

a. BNSP melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) melaksanakan sertifikasi kompetensi bagi peserta didik SMK

b. Dalam hal LSP belum terbentuk sertifikasi dapat dilaksanakan oleh Asosiasi Profesi atau dunia usaha dan dunia industry yang menjadi Institusi Pasangan (IP)

Petunjuk Teknis Pemantauan, Evaluasi dan Pelaporan dilakukan oleh setiap penyelenggara UN tingkat pusat, provinsi, rayon, subrayon serta satuan pendidikan sesuai dengan tugas dan kewenangannya.

Petunjuk Teknis Pembiayaan UN dan US bersumber dari dana APBN dan APBD

Petunjuk Teknis Peserta Didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan setelah :

1. Menyelesaiakan seluruh program pembelajaran yang terdapat pada kurikulum yang digunakan yaitu KTSP

2. Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran :

a. Kelompok mata pelajaran agama dam ahlak mulia

b. Kelompok mata pelajaran kewargaan Negara dan kepribadian

c. Kelompok mata pelajaran estetika

d. Kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan

3. Ujian sekolah :

a. Ujian untuk menilai pencapaian standard kompetensi lulusan pada mata pelajaran dalam kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi yang tidak diujikan pada ujian nasional

b. Ujian praktik untuk mata pelajaran yang tidak dinilai melalui UN

4. Hasil ujian sekolah digunakan sebagai salah satu pertimbangan untuk:

a. Penentuan kelulusan peserta didik dari suatu satuan pendidikan

b. Pembinaan peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan serta pengembangan fasilitas dalam upaya peningkatan mutu pendidikan

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: