Membantah Fatwa sesat Bin Baz : Sunnah mencium Tangan Orang Shalih / Ulama Membantah Kitab sesat Wahhaby (Bin Baz)

clip_image001

3. Jama’ah ba’da shalat, tidak perlu mencium tangan imam, cukup bersalaman saja???.
JAWAB
Kebiasaan mencium tangan merupakan kebiasaan baik sebagai tanda penghormatan, hal ini telah dilakukan dan diajarkan oleh Rasulullah saw, sebagaimana diriwayatkan bahwa Ibn Abbas ra setelah wafatnya Rasul saw beliau berguru pada Zeyd bin Tsabit ra, maka Ibn Abbas ra disuatu hari menuntun tunggangan Zeyd bin tsabit ra, maka berkata Zeyd ra : “jangan kau berbuat itu”,maka berkata Ibn Abbas ra : “beginilah kita diperintah utk menghormati ulama ulama kita”, maka turunlah Zeyd bin tsabit ra dari tunggangannya seraya mencium tangan Ibn Abbas ra dan berkata : “Beginilah kita diperintah memuliakan keluarga Rasulullah saw”.

(Faidhul Qadir oleh Al hafidh Al Imam Abdurra’uf Almanaawiy Juz 2 hal 22), (Is’aful Mubtha’ oleh Al Hafidh Al Muhaddits Imam Assuyuthi ).
Anda lihat kalimat : “beginilah kita diperintah..”, kiranya siapa yang memerintah mereka?, siapa yang mengajari mereka?, mereka tak punya guru selain Muhammad Rasulullah saw.
Riwayat lain adalah ketika Ka’b bin malik ra gembira karena taubatnya diterima Allah swt, ia datang kepada Rasul saw dan mencium tangan dan juga kedua paha beliau saw (Fathul Baari Al masyhur oleh Imam Al Hafidh Al Muhaddits Ibn Hajar Al Atsqalaniy juz 8 hal 122)
Riwayat lain : “Kami mendekat pada Nabi saw dan mencium tangan nabi saw”(Sunan Imam Al Baihaqi Alkubra hadits no.13.362)

Riwayat lain : “Berkata Tamiim ra bahwa Mencium tangan adalah sunnah”. (Sunan Imam Baihaqi Alkubra hadits no.13.363)

Demikian Rasul saw tak melarang cium tangan, demikian para sahabat radhiyallahu’anhum melakukannya.

Mufti BEN BAZ&Tuwaijiry adalah KAFIR&MUSYABBIH- kata Al-Bani (berbukti)

clip_image002

AL-ALBANI AL-WAHHABI KAFIRKAN BEKAS MUFTI SAUDI BEN BAZ AL-WAHHABI

Seorang tokoh agama baru agama Wahhabi bernama Nasiruddin Al-Albani yang menjadi nabi kepada agama Wahhabi telah menghukum KAFIR ke atas seluruh Wahhabi khususnya pengarang buku Wahhabi yang terkenal bernama Al-Tuwaijiry dan Abdul Aziz Bin Baz kerana menyamakan Allah dengan makhluk dan merujuk dhomir kata ganti nama dalam hadith Nabi dengan cara yang salah dan terpesong.

At-Tuwaijiry merupakan penulis buku Wahhabi yang banyak mengunakan dalil dari ucapan Yahudi untuk menyamakan Allah dengan makhluk dan Abdul Aziz Bin Baz yang merupakan bekas Mufti Saudi pula memuji bukunya dan menyokong sepenuhnya dengan menyatakan bahawa dhomir tersebut kembali kepada Allah dan dengan itu Al-Albani telah menghukum KAFIR ke atas kedua-duanya sekali kerana sepatutnya dhomir itu kembali kepada nabi Adam. Maha suci Allah dari menyerupai nabi Adam dan makhluk lain

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: