103 TAHUN KEBANGKITAN BANGSA

103 HARKITNAS

Ada dua makna penting tiap kali kita memperingati hari-hari nasional seperti Harkitnas. Pertama, berkait dengan momentum untuk merenungkan dan merefleksikan diri terhadap perjalanan dan langkah panjang yang telah dilalui. lni berkait dengan cita-cita awal yang mendorong Iahirnya Harkitnas, sebuah cita-cita yang saat itu dicirikan dengan semangat kepahlawanan, semangat kesediaan diri untuk memberikan lebih dari kewajibannya, dan untuk menerima kurang dari hak-haknya, disertai dengan keyakinan bahwa pemberian yang lebih dan penerimaan yang kurang itu dijadikan sebagai investasi kemasyarakatan, yang insya Allah pada saatnya akan diperoleh kemanfaatan Iebih. Semangat itu dalam konteks kekinian saat ini, kiranya masih relevan untuk selalu dikumandangkan, terutama dalam kondisi bangsa seperti saat ini.

Kedua, sebagai upaya untuk menatap masa depan yang lebih baik, sehingga sebuah cita-cita luhur saat digagasnya nilai-nilai nasionalisme yang kini menjadi tonggak peringatan Harkitnas, bisa terus terjaga. Intinya, kita memang selalu dan ingin selalu untuk bisa memberikan makna dalam tiap kali memperingati sebuah tonggak peristiwa, sebagaimana halnya Harkitnas.

Seratus tahun Iebih sudah berlalu. Perjuangan untuk mewujudkan kehidupan bangsa yang Iebih baik, maju, adil, dan Iebih sejahtera dalam berbagai aspek kehidupan terus menggelora. Diakui, tiap bangsa di dunia ini, tidak pandang warna kulit, suku, bangsa, dan keyakinan agamanya, selalu berusaha untuk mencapai kualitas hidup lebih baik dalam berbagai aspek. Tapi ukuran terhadap kualitas kemajuan, keadilan dan kualitas kesejahteraan selalu berubah, bersifat dinamis dan berjenjang pada tingkatan-tingkatan tertentu. Karena itu, perjuangan untuk mewujudkannya dalam realitas kehidupan berbangsa dan bernegara, sesungguhnya merupakan perjuangan yang tidak pernah berakhir.

Kemandirian adalah kata kuncinya dan harus terus didengungkan. Tapi kita memberi pemahaman bahwa kemandirian itu, bukan berarti kita tidak membutuhkan kehadiran bangsa lain, tapi inisiatif di dalam membangun dan membesarkan bangsa ini harus datang dan berada di tangan kita sendiri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: