NAHWU & SHOROF

nahwu sorof

by shirenaishana in Nahwu

Taukah reader akan ilmu NAHWU???????????? Dan mengertikah kalian akan pentingnya ilmu NAHWU?????

Huh,,aku sendiri baru menyadari akan pentingnya ilmu tersebut, meskipun ilmu NAHWU sudah diajarkan kepadaku sejak dari kecil sampai sekarang, menurutku sedikit sulit untuk memahaminya. Beruntunglah aku karena SMK TELKOM TERPADU AKN MARZUQI tempatku menggali ilmu kejuruan terdapat secercah harapan untuk memperdalam ilmu agama*wuih bahasanya kaga nahaaaan*, terutama ilmu NAHWU tentunya.

Baiklah tanpa babibu lagi  author pemula yang baik hati dan tidak sombong ini akn memaparkan sedikit ilmu Nahwu yang telah di terima selama bartahun-tahun mengkaji ilmu nahwu dalam bimbingan orang-orang pilihan yang superduper sabar*lebaaaaaaaaay*, let’s gou to learn NAHWU. Perlu diketahui Nahwu adl ilmu yang membahas perubahan akhir kalimat yang berkaitan erat dengan I’rob, struktur kalimat, serta bina’ untuk kalimat. Manfaat yang kita dapatkan dari ilmu nahwu???? Hmm tak usah ditanyakan lagi yang pasti buanyaaak !!! diantaranya nih kita dapat memahami Bahasa Arab dan pola dan struktur kalimatnya kedalam Al-qur’an & Al-hadist, nah keduanya sebagai dasar tuntunan hidup umat Islam didunia bukan di Arab sono aja.*plak!!! Author  dilempar sendal*

Nahwu bertujuan supaya umat islam mampu memahami makna dari Al-qur’an dan Hadist dan agar para kita juga dapan mengembangkan ajaran agama islam.

Pastilah setiap ilmu ada yang menciptakannya, seperti ilmu kedokteran yang ditemukan oleh Ibnu Sina, ilmu Nahwupun tidak mau kalah dan pencetus/pioner  dari ilmu Nahwu sendiri adalah………jengjengjeeeeeeeeeeeeng…!!!!!!!!!

“ASWAD ADDAULI” yang sebenarnya atas seperintah sahabat “ALI BIN ABI THALIB”

Ilmu Nahwu bersumber dari Al-qu’an dan Al-hadist, serta omongan orang Arab tulen (bukan orang Arab sekarang). Pembahasan pada Ilmu Nahwu di fokuskan untuk membicarakan seluk-beluk bahasa Arab.

Belajar ilmu Nahwu juga ada hukumnya yaitu :

  • Fardhu ‘Ain bagi orang yang mempelajari dan membaca Tafsir & hadist
  • Fardhu Kifayah bagi suatu penduduk atau kelompok

#”Nahwu adalah bapak ilmu & Shorof adalah ibunya“

KALAM

Kalam adalah lafal yang tersusun (murokkab) yang member pengertian serta disengaja oleh orang yang mengucapkannya. Kalam dibagi menjadi 3 macam yaitu : Kalimah Isim, Kalimah Fi’il, Kalimah Huruf.

Sebulum saya melanjutkan ke pembagian kalam ada baiknya kalau kita paparkan dahulu kata-kata yang sering muncul dalam Nahwu…and chek this out…!!!!

a)   Lafal           :    suara yang memuat sebagian huruf-huruf hijaiyah

b)   Murokkab   :    lafal yang tersusun dari dua kalimat(kata) atau lebih

c)   Mufid         :    ucapan yang memberi faedah sempurna, sehingga lebih baik diam bagi

yang mengucapkan atau menggunakan

d)  Wad’I         :    bila orang yang mengucapkan tersebut memiliki tujuan(sengaja) member pengertian kepada yang mendengarkan.

e)   Shorof :       :    ilmu yang membahas tentang bentuk-bentuk kalimat nya diluar pembahasan I’rob.

PEMBAGIAN KALAM

Nah sekarang saatnya pembagian kalam baca dan tela’ah dengan baik.

Sebelumnya sudah saya bicarakan bahwa kalam dibagi menjadi 3 kalimat pokok yaitu : isim, fi’il, dan huruf.

  1. Kalimah Isim (kata benda) :

Kalimah yang dapat menunjukkan arti sebenarnya, dan tidak menyertai dengan waktu.

Contoh :……………

# kalimah isim dapat diketahui dengan tanda :

  • I’rob jer
  • Tanwin
  • Masuknya Al
  • Masuknya huruf Jer
  1. Kalimah fi’il  (kata kerja)

Kalimah yang dapat menunjukkan arti sebenarnya, dan disertai  dengan waktu sejak awalnya.

Contoh :……….

#kalimah fi’il ada 3 macam yaitu :

  • Fi’il Madli : fi’il yang menunjukkan terjadinya pekerjaan pada waktu yang telah lampau.
  • Fi’il Mudlori’ : fi’il yang menunjukkan terjadinya pekerjaan pada waktu sekarang atau akan dating. Ciri-ciri fi’il mudlori’ huruf pertamanya berupa salah satu huruf tambahan 4.
  • Fi’il Amar : fi’il yang menunjukkan makna perintah.

NB :  fi’il madli selamanya dibaca “fathah”, sedangkan fi’il  Amar selamanya dibaca “jazem”, kalau mudlori’ dibaca rafa’ kecuali ketika terdapat amil yang menjazemkan, maka ia di jazemkan.

  1. Kalimah Huruf (kata sambung)

Kalimah yang menunjukkan arti apabila bersama kalimah lain.

Jadi kalimah huruf itu tidak akan mempunyai makna,kecuali setelah dihubungkan dengan isim atau fi’il.

Contoh : …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: