SEMINAR & PELATIHAN PENDIDIKAN KARAKTER ANTI KEKERASAN GURU- GURU PAI DAN PKn SE- DKI JAKARTA

Karakter

Kegiatan ini diselenggarakan atas kerjasama dari Maarif Institut, PT SidoMuncul dan AGPAII di Hotel Alia Cikini Jakarta Pusat. Jum’at s.d Ahad, 7 – 9 Desember 2012 . Pendidikan untuk generasi TOLAK (Toleran & Anti Kekerasan). Yaitu Pukul 14.30 – 17.30 WIB :

1. Pembukaan

2. Sambutan Ketua Panitia Pelaksana : M. Abdullah Darraz

3. Sambutan Pimpinan PT SidoMuncul : Irwan Hidayat

4. Sambutan Direktur Maarif Institut : Fajar Zia Ilhaq

Seminar pertama” Remaja dan Fenomena Kekerasan : Paradigma Psikologi Sosial” Oleh Prof Sarlito, Irwan Hidayat, Mbak Daniek dan Yudi Latif.

Pukul 20.15 – 20.50 Pengelolaan acara dipandu oleh fasilitator mengenai perkenalan, orientasi pelatihan dan kontrak belajar.

Pukul 08.00 – 12.00 Pemutaran film buatan Garin Nugroho berjudul “Mata Tertutup” = membongkar fakta. Faktor-faktor pembuatan film ini bukan motif dakwah, harus didampingi oleh guru, orang tua serta orang yang tahu jangan sepotong-sepotong isinya tentang NII KW 9 yang dialami langsung oleh Mas Anto. Dana film ini miskin promosi tidak untuk diputar di bioskop (dana pembuatan film dibawah 1 milyar beda dengan film Laskar Pelangi menghabiskan di atas 4 milyar) Film ini bergaya Eropa (Perancis) bukan Hollywood/ Bollywood dibuat 9 hari di Yogyakarta dan film ini kisah nyata (pengakuan korban) dan film ini sudah lolos sensor untuk kalangan remaja.

Pukul 13.30 – 15.30 Urgensi buku pengayaan Pendidikan Karakter PAI Tingkat SMA materinya “ Pelaksanaan Model Pendidikan Karakter di SMAN 1 Cianjur Jawa Barat oleh : Dr. Benny Ahmad Benyamin, M.Pd.

Pukul 16.30 – 17.30 Contextual Teaching And Learning (CTL) oleh Prof Hernowo : Bagaimana menghadirkan kebermaknaan di ruang-ruang kelas. Ada 7 komponen CTL & Model Pembelajaran Partisipatoris = melibatkan siswanye (Kemendiknas, 2002) , yaitu :

1. Menulis = menunjukkan ( Mengonstruksi ilmu = Constructivism)

2. Mengubah Pembelajar – Penerima (penghafal) ke Pengelola (berkarya)= (Menemukan bukan menghafal ilmu = Inquiry)

3. Ada kemauan bertanya (questioning)

4. Ada komunitas belajar (leraning community)

5. Ada teladan (model) belajar (modelling)

6. Ada refleksi/tafakkur (reflection)

7. Ada penciptaan/pembuatan sebuah karya (authentic assesment).

Pukul 20.30 – 21.30 Micro Teaching yang disampaikan oleh Drs Saeful Mahfud tentang pelajaran syukur, isinya para siswanye disuruh berdiri dan diminta tahan nafas dalam beberapa detik/menit saja dengan menggunakan alat bantu stop watch. Kemudian dari kegiatan ini dilatih betapa besarnya nikmat & karunia Allah SWT untuk bernafas , kemudian didalamnya dilatih kejujuran ( Mencari “Sesuatu” yang bermakna) = Sesusatu itu menjadi bermakna apabila sesuatu itu memang sangat penting dan sangat berharga bagi diri pribadi (Kamus Webster). Kesimpulannya bahwa kita harus banyak menulis, bercerita dan mempraktekkan dengan menggali potensi para siswanye.

Pukul 21.45 Rencana Tindak Lanjut (RTL) yaitu :

1. Jambore Pelajar pada tgl 24 s.d 27 Desember 2012 di Puncak Bogor Jawa Barat

2. Evaluasi Penggunaan buku

3. Nonton film “ Mata Tertutup “

4. Nara sumber dari Maarif Institut

Setelah itu Acara di tutup oleh Direktur Maarif Institut Mas Fajar Zia Ulhaq.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: